Lengkapi Kebutuhan Pemeriksaan Penglihatan, Kasoem Vision Care Buka Cabang di Mal Grand Metropolitan Bekasi

Lengkapi Kebutuhan Pemeriksaan Penglihatan, Kasoem Vision Care Buka Cabang di Mal Grand Metropolitan Bekasi

Kasoem Vision Care mengadakan grand opening store di mal Grand Metropolitan Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 5 November 2022. Kehadiran cabang ke-30 ini untuk memenuhi kebutuhan pemeriksaan mata masyarakat Bekasi dan sekitarnya.

Deputy Chief Executive Officer (CEO) Kasoem Group Trista Mutia Kasoem menuturkan sebagai optik yang sudah berdiri selama 83 tahun, Kasoem Vision Care menyuguhkan pemeriksaan penglihatan yang berbeda dan lengkap daripada tempat lain.

“Kasoem Vision Care menyediakan pemeriksaan detail yang fokus pada tajam penglihatan oleh Refractionist Optician. Salah satunya, pemeriksaan binokuler,” kata Trista.

Di samping itu, Kasoem Vision Care melayani pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, strabismus (mata juling), screening buta warna, dan pemeriksaan low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP). Sehingga, ia menjamin masyarakat Bekasi dan sekitarnya merasakan pengalaman berbeda.

Kasoem Vision Care

Peresmian Kasoem Vision Care di Mal Grand Metropolitan Bekasi, Sabtu, 5 November 2022. (Foto: Digital Marketing Kasoem Gorup/Ahmad Pirma)

Apalagi, mereka akan mendapatkan pelayanan konsultasi gratis sampai mendapat kacamata dan lensa yang sesuai dengan hasil pemeriksaan penglihatan.

“Diagnosis hasil pemeriksaan yang detail menjadi rujukan tim Kasoem Vision Care memberikan perawatan mata kepada pelanggan. Jadi, mereka tak perlu bingung, seperti apa lensa dan kacamata yang sesuai dengan kebutuhannya,” tuturnya.

Baca juga:Buka Cabang di Mall of Serang, Kasoem Vision Care Suguhkan Pemeriksaan Penglihatan ‘Berbeda’ dari yang Lain 

Ia berharap hadirnya Kasoem Vision Care dapat meningkatkan kualitas masyarakat di Bekasi dan sekitarnya. Karena, layanan yang tersedia menunjang pemeriksaan penglihatan semua usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua lanjut usia (lansia)

Bersamaan dengan grand opening, Kasoem Vision Care juga membagikan kacamata gratis kepada pelajar dan mahasiswa. Pemberian kacamata ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan bentuk kepedulian Kasoem Vision Care terhadap penglihatan generasi muda yang menjadi penerus bangsa.

Lelang Kacamata mulai Rp5000-an

Sementara itu, ada yang berbeda dalam grand opening Kasoem Vision Care di mal Grand Metropolitan Bekasi. Sebab, ada lelang sebuah kacamata hasil kolaborasi Kasoem Vision Care dengan Bassist Pee Wee Gaskins Dochi Sadega, yaitu Kavica x Sadega mulai dari Rp5000.

“Lelang ini salah satu cara kita memperkenalkan produk hasil kolaborasi Kavica x Sadega. Produk lokal untuk generasi muda yang aktif berkarya ini, kini tersedia di Mal Grand Metropolitan Bekasi,” tuturnya.

1667647641706

Suasana lelang kacamata Kavica x Sadega saat grand opening Kasoem Vision Care di Mal Grand Metropolitan Bekasi, Sabtu, 5 November 2022. (Foto: Digital Marketing Kasoem Gorup/Ahmad Pirma)

Untuk seri kacamata, Kavica x Sadega hadir dalam beberapa seri, salah satunya Sadega Signature. Kacamata yang terbuat dari bahan accetate ini bergaya tebal dengan pilihan warna pilihan warna, seperti black dan grey.

Kavica x Sadega juga menawarkan model yang bisa dipakai wanita dan pria atau unisex. Model tersebut tersedia dalam berbagai bentuk dan pilihan warna, yaitu grey, clear pink, clear green, black, dan brown.

Baca juga: Buka Cabang di Mall of Serang, Kasoem Vision Care Suguhkan Pemeriksaan Penglihatan ‘Berbeda’ dari yang Lain

Soal harga, kacamata Kavica x Sadega mulai dari Rp999.999. Adapun paket bundling dengan lensa antiradiasi dan bluecromic tersedia di seluruh cabang Kasoem Vision Care ataupun melalui e-commerce.

Pengunjung yang datang saat grand opening Kasoem Vision Care, Gerry mengaku senang dengan lelang tersebut. Sehingga, ia dapat membeli kacamata Kavica x Sadega dengan harga lebih rendah, yaitu Rp450.000.

“Memang sudah nge-follow Kavica x Sadega agak lama dari Dochi kolaborasi. Dan begitu tahu pas buka di Grand Metropolitan Bekasi, langsung dateng buat ikutan bid-nya,” ucap Gerry.

Bukaan hanya lelang, pengunjung juga berkesempatan memenangkan hadiah lucky draw berupa sunglasses, lensa, kacamata, dan voucher belanja dengan nilai total jutaan rupiah. Selama berlangsung promo, mereka juga bisa memperoleh  “Buy 1 Get 1 Free Kacamata” dan “Beli Frame Kacamata Gratis Lensa Gadget”.

Buka Cabang di Mall of Serang, Kasoem Vision Care Suguhkan Pemeriksaan Penglihatan ‘Berbeda’ dari yang Lain

Buka Cabang di Mall of Serang, Kasoem Vision Care Suguhkan Pemeriksaan Penglihatan ‘Berbeda’ dari yang Lain

Kasoem Vision Care mengadakan grand opening store di Mall of Serang, Serang, Banten, Minggu, 2 Oktober 2022. Pembukaan store tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Serang dan sekitarnya terkait pemeriksaan mata.

“Perbedaan utama dengan optik lain terletak pada fokus pemeriksaan. Jika, optik lain fokus pada pemeriksaan tajam penglihatan, Kasoem Vision Care yang sudah berdiri selama 80 tahun memberikan pelayanan lebih dari itu,” ucap Deputy Chief Executive Officer Kasoem Group Trista Mutia Kasoem.

Ia menuturkan masyarakat di kota Serang dijamin merasakan pengalaman berbeda saat melakukan pemeriksaan di Kasoem Vision Care. Sebab, mereka akan mendapatkan pelayanan konsultasi hingga pemeriksaan detail oleh Refraksionist Optician.

Adapun pemeriksaan yang tersedia berupa pemeriksaan lapang pandang, kontra sensitivitas, binokuler, strabismus (mata juling), pemeriksaan buta warna, dan screening low vision serta lensa kontak Rigid Gas Permeable (RGP).

“Diagnosis hasil pemeriksaan menjadi rujukan tim Kasoem Vision Care memberikan perawatan mata kepada pelanggan. Apakah perlu memakai kacamata dengan lensa biasa, lensa khusus atau pengobatan lain,” ujarnya.

Layanan pemeriksaan tersebut berlaku bagi anak-anak, dewasa hingga orang tua lanjut usia (lansia). Dengan fasilitas pemeriksaan penglihatan yang lengkap, ia berharap ada peningkatan kualitas hidup masyarakat di sana. Mengingat, mata adalah jendela dunia.

Peresmian Kasoem Vision Care di Mall of Serang, Minggu, 2 Oktober 2022. (Foto: Dok. Digital Marketing Kasoem Group)

Pentingnya Pemeriksaan Mata Anak

Kehadiran Kasoem Vision Care disambut baik oleh masyarakat kota Serang. Tak terkecuali, Dokter Spesialis Mata Ratu Windi Meidiana.

Menurutnya store Kasoem Vision Care ini bisa menjadi pilihan orang tua dan anak-anak untuk melalukan pemeriksaan mata. Apalagi, terletak di pusat perbelanjaan kota Serang.

“Kita tahu, anak-anak punya ketakutan sendiri kalau dengar kata dokter atau rumah sakit. Nah, dengan adanya Kasoem Vision Care di Mall of Serang, orang tua bisa ajak anak-anak bermain, sambil lakukan pemeriksaan mata,” tutur Ratu.

Ia mengatakan orang tua perlu lebih aware terhadap penglihatan anak-anak. Sebab, di zaman modern ini, anak-anak rentan terkena radiasi cahaya dari gadget. Akhirnya, mereka menderita rabun jauh (myopia) tinggi.

“Makanya, penting untuk pengecekan mata sedini mungkin untuk mencegah terjadinya kerusakan mata, seperti myopia tinggi. Selain itu, orang tua dapat mengontrol agar anak tetap memiliki penglihatan sehat dan terhindar dari kelainan refraksi mata,” ucapnya.

Ia berharap penambahan fasilitas pemeriksaan mata, semakin meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata. Khususnya, orang tua dengan anak-anak yang tak lepas dari layar gadget.

Kasoem Vision Care menawarkan berbagai promo saat dalam grand opening di Mall of Serang, Minggu, 2 Oktober 2022. Salah satunya, kesempatan memenangkan hadiah saat lucky draw. Selain itu, tersedia promo Buy 1 Get 1 Free Kacamata, Beli Frame Kacamata Gratis Lensa Gadget, dan Beli Softlens, Free Cairan Solution.

Tak hanya melayani pemeriksaan mata, Kasoem Group juga menyediakan pelayanan untuk orang dengan gangguan dengar melalui Kasoem Hearing Center. Untuk masyarakat kota Serang, cabang Kasoem Hearing Center berada di Jalan Veteran Nomor 2, Kotabaru.

Resmikan Gedung Kasoem Group di Bandung, Sandiaga Uno: Tetaplah Menginspirasi

Resmikan Gedung Kasoem Group di Bandung, Sandiaga Uno: Tetaplah Menginspirasi

Bandung – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meminta Kasoem Group tetap menginspirasi pelaku ekonomi di Indonesia. Sebab, Kasoem Group memiliki sejarah penting dalam dunia optik Indonesia.

“Kasoem Group, tetaplah menginspirasi. 80 tahun sudah bekiprah, mari kita dorong 80 tahun lagi mendunia,” tutur Sandi dalam peresmian gedung Kasoem Group History of Kasoem di Jalan Buah Batu Nomor, Bandung, Jawa Barat, Minggu, 28 Agustus 2022.

Salah satu sejarah penting sejak pertama didirikan oleh Atjoem Kasoem atau A. Kasoem, kata dia adalah pernah membuat kacamata bagi para pendiri bangsa. Dua di antaranya Presiden Pertama RI Soekarno dan Wakil Presiden Pertama RI Mohammad Hatta.

“Karena yang diberikan kacamata itu tokoh-tokohnya Bung Karno, Muhammad Hatta, tokoh-tokoh kelas dunia,” tuturnya.

CSR Kasoem Group

Deputy Chief Executive Officer Kasoem Group Trista Mutia Kasoem saat membagikan kacamata kepada penerima donasi di Jalan Buah Batu, 209, Bandung, Minggu, 28 Agustus 2022. (Dok. Digital Marketing Kasoem Group)

Selain itu, Sandi menilai Kasoem Group memberikan inspirasi bahwa berbisnis itu adalah berbagi. Hal tersebut tercermin dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Kasoem Group membagikan 100 kacamata gratis dan 25 alat bantu dengar.

“Sebagai salah satu perusahaan senior di Indonesia, Kasoem juga memberikan inspirasi bahwa berbisnis itu adalah berbagi, berbisnis itu adalah memberikan motivasi kepada Rafael-Rafael yang lain, bahwa untuk untuk bisa memiliki masa depan yang lebih cerah,” tuturnya.

Baca juga: Resmikan Gedung, Kasoem Group Bagi 100 Kacamata dan 25 Alat Bantu Dengar di Bandung

Sementara itu, Deputy Chief Executive Officer (CEO) Kasoem Group Trista Mutia Kasoem mengatakan kegiatan donasi dilakukan karena semangat menolong sesama. Ditambah, sejalan dengan value perusahaan, yaitu HELP (Harmony, Excellent in Science, Loyalty and Professional).

“Masalah gangguan penglihatan dan pendengaran tidak boleh dibiarkan dan dianggap sepele. Karena, berhubungan dengan kualitas hidup seseorang. Maka dari itu, Kasoem Group dengan donatur hadir di Bandung untuk memberikan solusi terkait gangguan penglihatan, maupun pendengaran,” ujar Trista.

Sandiaga Uno Ajak Kasoem Group Mendunia 80 Tahun Lagi melalui Wellness and Medical Tourism Kemenparekraf

Sandiaga Uno Ajak Kasoem Group Mendunia 80 Tahun Lagi melalui Wellness and Medical Tourism Kemenparekraf

Bandung – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong Kasoem Group melalui Kasoem Vision Care dan Kasoem Hearing Center turut serta dalam program Wellness and Medical Tourism. Salah satunya, dengan mengambil simbol 3G (tiga G) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Saya ingin mendorong Kasoem Group untuk menjadi terdepan, mengambil tiga (3) simbol dari Kemenparekraf. 3 G, yaitu G pertama Gercep, Gerak Cepat. G kedua Geber, Gerak Bersama, dan Gaspol, Garap Semua Potensi Online,” tutur Sandi dalam peresmian Gedung Kasoem Group ‘History of Kasoem’, Minggu malam, 28 Agustus 2022.

Menurutnya potensi pariwisata kesehatan saat ini memiliki nilai tinggi. Seperti data dari Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) yang mengungkapkan wisatawan kesehatan internasional di Malaysia mencapai 1,2 juta orang. Dari angka tersebut, 700 ribu di antaranya berasal dari Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) bersama Deputy Chief Executive Officer (CEO) Kasoem Group Trista Mutia Kasoem (kanan) berbincang menganai History of Kasoem.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) bersama Deputy Chief Executive Officer (CEO) Kasoem Group Trista Mutia Kasoem (kanan) berbincang mengenai History of Kasoem. (Foto: Dok. Digital Marketing Kasoem Group)

Sementara itu, mereka yang pergi ke sana berkepentingan melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk penglihatan dan pendengaran. Dari total 1,2 juta wisatawan kesehatan tersebut, Malaysia Healthcare Travel Council mampu meraup Rp23 triliun.

“Nah, kami melihat bahwa ternyata di Indonesia membelanjakan lebih dari Rp100 triliun dan yang dimiliki oleh populasi Indonesia untuk mendapatkan layanan kesehatan se-simple mengecek penglihatan, pedengaran ke luar negeri,” ucapnya.

Baca juga: Kasoem Group Resmikan Gedung History of Kasoem, dari dan Kembali ke Bandung

Maka dari itu, ketimbang melakukan pemeriksaan mata dan pendengaran di negeri orang, Sandi ingin Kasoem Group yang ambil bagiannya. Jadi, wisatawan dalam negeri tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan fasilitas kelas internasional.

“Kasoem Group, tetaplah menginspirasi 80 tahun sudah bekiprah, mari kita dorong 80 tahun lagi mendunia. Karena yang diberikan kacamata itu tokoh-tokohnya Bung Karno, Muhammad Hatta, tokoh-tokoh kelas dunia,” ucapnya.

Kasoem Group Siap Mendunia

Deputy Chief Executive Officer (CEO) Kasoem Group Trista Mutia Kasoem menyambut baik ajakan Sandi untuk berpartisipasi dalam program Wellness and Medical Tourism (Kemenparekraf). Karena, Kasoem Group yang sudah berdiri sejak 1939 telah memiliki fasilitas yang lengkap untuk pemeriksaan penglihatan dan pendengaran sesuai standar internasional.

Tak hanya itu, Kasoem Group juga mengedepankan pelayanan serta solusi sesuai kebutuhan konsumen. Hal tersebut sejalan dengan value Kasoem HELP, yaitu Harmony, Excellent in Science, Loyalty, and Professional.

“Kasoem Group siap mendukung program Pak Menteri, khususnya program Wellness and Medical Tourism. Selain meningkatkan awareness pelanggan dari dalam negeri, ini juga bisa menjadi peluang untuk menciptakan lapangan kerja baru untuk industri wisata kesehatan,” ucap Trista.

Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Kasoem Group siap mengepakan sayap untuk berkiprah di dunia internasional. Untuk gangguan penglihatan ada Kasoem Vision Care, sementara gangguan pendengaran ada Kasoem Hearing Center.

Kasoem Group Resmikan Gedung History of Kasoem, dari dan Kembali ke Bandung

Kasoem Group Resmikan Gedung History of Kasoem, dari dan Kembali ke Bandung

Bandung – Kasoem Group meresmikan gedung History of Kasoem di Jalan Buah Batu Nomor, Bandung, Jawa Barat, Minggu, 28 Agustus 2022. Pengukuhan prasasti gedung Kasoem Group ditandatangani oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Deputy Chief Executive Officer Kasoem Group Trista Mutia Kasoem mengatakan peresmian gedung Kasoem Group History of Kasoem ini untuk mengingatkan kembali perjalanan Founder Pioneer Optik di Indonesia Atjoem Kasoem (A. Kasoem) mendirikan toko pertama di Bandung pada 1939.

“Meski tak membuka cabang tepat di tempat pertama, yaitu Jalan Braga Nomor 21, kita tetap bangga. Karena, kita bisa kembali ke kota pertama berdiri, yaitu Bandung. Di sini lah kita, dari dan kembali ke Bandung,” tutur Trista.

Trista Mutia Kasoem

Deputy Chief Executive Officer Kasoem Group Trista Mutia Kasoem saat peresmian Gedung Kasoem Group di Jalan Buah Batu, 209, Bandung, Minggu, 28 Agustus 2022. (Dok. Digital Marketing Kasoem Group)

Mulai dari Tekad hingga Kacamata untuk Pendiri Bangsa

Seusai menyelesaikan sekolahnya, A. Kasoem bekerja sebagai asisten pemilik toko kacamata (optisi) di Jalan Braga Nomor 21 berkebangsaan Jerman, Kurt Schlosser. Dari Schlosser, ia belajar banyak mengenai kacamata dan beberapa percakapannya, membuatnya menyadari untuk memiliki toko dan pabrik kacamata sendiri. Agar kelak, bangsanya tak perlu jauh-jauh ke negeri orang.

Kasoem muda pun mulai berkeliling, berjalan dari satu pintu ke pintu lain menjual kacamata yang dibawa dalam tasnya. Lama-kelamaan, ia mengayuh sepeda untuk menjual kacamatanya. 

Baca juga: Dirgahayu RI! Ini Nih Arti Kemerdekaan untuk Karyawan Kasoem Group

Sampai suatu saat, ia berhasil membuka toko kacamata yang ditinggalkan Schlosser ke Jerman. A. Kasoem pun jadi orang pertama Indonesia (yang saat itu belum merdeka) memiliki dan mengelola toko optik di negeri sendiri. 

Pada masa revolusi 1946, saat Ibu Kota Negara dipindahkan ke Yogyakarta, A. Kasoem ikut pindah ke sana. Ia pun diminta Wakil Presiden Pertama RI Mohammad Hatta untuk menyediakan kacamata bagi dirinya, Presiden Pertama RI Soekarno, para pejuang serta rakyat Indonesia.

“Pak Atjoem Kasoem dipercayakan untuk melakukan pemeriksaan, pemeliharaan, dan pembuatan kacamata untuk Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, para pejuang dan rakyat,” ujar Trista.

Kasoem Group

Gedung Kasoem Group di Jalan Buah Batu, 209, Bandung, Minggu, 28 Agustus 2022. (Dok. Digital Marketing Kasoem Group)

Pioneer Optik Indonesia 

Dipercaya oleh para pendiri bangsa untuk membuat kacamata, ia berhasil memperluas cabang ke Yogyakarta, Solo, Jakarta, dan Tasikmalaya. Atas berbagai prestasi di bidang optik, pada 1970, A. Kasoem mendapat penghargaan dari pemerintah sebagai Pioneer Optic di Indonesia.

Kendati usahanya meluas, ia tak melonggarkan kecintaannya di bidang optik. Untuk memahami seluk beluk gangguan penglihatan A. Kasoem, bahkan mengenyam pendidikan sampai ke Jerman. Pulang ke Tanah Air, ia mendirikan pabrik lensa bifokus di kampung halamannya, Kadungora, Garut, Jawa Barat.

“Pabrik kacamata tersebut diresmikan oleh Wakil Presiden Sri Sultan Hamengkubuwono ke-IX,” ucapnya.

Baca juga: Kasoem Hearing Center Digandeng Kitabisa.com Donasikan Alat Bantu Dengar di Bandung

Kini, menurut dia Kasoem sudah berkembang mengikuti perkembangan zaman. Bisnis A. Kasoem di bidang optik ini diteruskan oleh putranya, yaitu Muhammad Hatta pada 1971 dan branding menjadi A. Kasoem Cikini.

Periode 2000-an, M. Hatta Kasoem melakukan perubahan brand dari A. Kasoem menjadi A. Kasoem Cikini Optikal. Hingga akhirnya bertransformasi  menjadi Kasoem Vision Care pada 2015. 

Gedung Kasoem Group

Gedung Kasoem Group di Jalan Buah Batu, 209, Bandung, Minggu, 28 Agustus 2022. (Dok. Digital Marketing Kasoem Group)

Kelahiran Kasoem Hearing Center

Selain Kasoem Hearing Center, M. Hatta pun membuka unit bisnis baru pada 1989, yaitu Kasoem Hearing Center untuk menangani masalah gangguan pendengaran. Agar usaha berkembang, Kasoem Hearing Center bekerjasama dengan Oticon, produsen alat bantu dengar yang berbasis di Copenhagen, Denmark pada 1990.

Kasoem Hearing Center juga bekerjasama dengan Cochlear Limited, salah satu penyedia cochlear implant terbesar di dunia, asal Australia pada 2007. 28 tahun melayani masyarakat Indonesia dengan gangguan pendengaran, Kasoem Hearing Center akhirnya mendapatkan sertifikasi kualitas mutu ISO 9001:2015.

“Kasoem Hearing Center pun mendapat penghargaan dari Oticon sebagai salah satu hearing center dengan konsep pelayanan audilogy pediatric terbaik di antara 80 negara lain,” tutur dia. 

Selama 30 tahun melayani orang dengan gangguan dengar, Kasoem Hearing Center mengubah nama brand beberapa kali. Pertama, SIKA, brand yang dibentuk dengan Siemens, kedua A. Kasoem Cikini Hearing Center usai lepas dari Siemens, dan ketiga, Kasoem Hearing & Speech Center.

Pada 2022, tiga nama sebelumnya tidak digunakan lagi. Akhirnya, rebranding kembali menjadi Kasoem Hearing Center dengan tagline One Stop Solution for All Hearing Problem.

CSR Kasoem HELP


Corporate Social Responsibility (CSR) Kasoem HELP dalam bentuk donasi kacamata dan alat bantu dengar bagi orang yang membutuhkan di Jalan Buah Batu, 209, Bandung, Minggu, 28 Agustus 2022. (Dok. Digital Marketing Kasoem Group)

Mimpi Trista sama dengan para pendahulunya, memberi solusi terkait masalah penglihatan dan pendengaran untuk masyarakat Indonesia. Agar sejalan dengan A. Kasoem dan M. Hatta Kasoem, ia memegang teguh value Kasoem HELP, yaitu Harmony, Exellence in Science, Loyality, and Professional.

Sesuai value HELP, yang artinya menolong, Kasoem Group senantiasa berbagi dengan sesama melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu bentuknya adalah donasi kacamata dan alat bantu dengar bagi orang yang membutuhkan.

Dirgahayu RI! Ini Nih Arti Kemerdekaan untuk Karyawan Kasoem Group

Dirgahayu RI! Ini Nih Arti Kemerdekaan untuk Karyawan Kasoem Group

Jakarta-Seluruh rakyat merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-77 RI pada 17 Agustus 2022. Momen ini selalu disambut meriah karena merupakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Tak terkecuali karyawan Kasoem Group, yang terdiri dari Kasoem Vision Care dan Kasoem Hearing Center.

Seperti tertulis dalam alinea pertama Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”

apa arti kemerdekaan bagi karyawan Kasoem Group?

Human Resourche Training and Development Kasoem Group Bahyudi berpendapat kemerdekaan adalah keberanian. Hal tersebut tercermin dari para pejuang bangsa yang dulu berani mengambil risiko, bahkan berkorban nyawa untuk berperang melawan para penjajah.

Baca juga: Kasoem Hearing Center Digandeng Kitabisa.com Donasikan Alat Bantu Dengar di Bandung

Sekarang penjajah sudah tidak ada. Tapi, menurut dia agar tetap merdeka maka keberanian itu perlu diteruskan generasi muda, penerus bangsa.

“Mari kita isi kemerdekaan dengan keberanian pastinya untuk mengeluarkan pendapat, keberanian berkespresi, dan berani menantang diri untuk mengembangkan potensi. Dan yang tepenting, adalah keberanian untuk melawan hal-hal negatif yang ada pada diri sendiri,” tutur Bahyudi.

Kemerdekaan Kasoem Group

Customer Experience Kasoem Group. (Dok. Content Writer Kasoem Group/Nuranisa Hamdan)

Bebas Berkarya, Bebas dari Covid-19 hingga Bebas Berpendapat

Sementara itu, Customer Care Supervisor Kasoem Group Ichlas Damar Oktory mengatakan kemerdekaan itu ketika dirinya bebas berkarya untuk berekspresi, mendengar, melihat, dan berbicara.

“Buat saya kemerdekaan itu artinya ketika kita bebas untuk berkarya sesuai dengan ekspresi kita, kita merdeka untuk mendengar, merdeka untuk melihat, dan merdeka untuk berbicara,” kata Ichlas.

Baca juga: The Spirit of Hijrah for Engagment, Kasoem Group: Semoga Semakin Bermanfaat Bagi Manusia dalam Pendengaran dan Penglihatan

Berbeda dengan Ichlas, Quality Control and Logistic Unit Head Kasoem Group Lilih Nurjanah menuturkan kemerdekaan untuk dia adalah bebas dari Covid-19. Sehingga, ia bisa kembali berkumpul tanpa khawatir tertular virus di masa pandemi ini.

“Merdeka buat saya di masa pandemi, satu bebas bertemu keluarga, dua tidak ada wfh, tiga, tidak ada kabar penambahan pasien Covid di grup Satgas, keempat bebas nongkrong, merdeka!” ucap Lilih.

Kemerdekaan Kasoem Group

Quality Control and Logistic Unit Head Kasoem Group Lilih Nurjanah. (Dok. Content Writer Kasoem Group/Nuranisa Hamdan)

Sedangkan Auditory-Verbal Therapy Coordinator Mangesti Yunianti mengungkapkan kemerdekaan bagi dia adalah saat memiliki hak berpendapat dan mengambil keputusan.

“Arti kemerdekaan untuk saya adalah, ketika kita bisa memiliki hak untuk berpendapat dan mengambil keputusan serta dapat berpartisipasi dalam pembangunan baik dalam lingkungan rumah dan negara,” ucap Kak Manges, sapaannya.

Bebas dari Hambatan untuk Menuju Sukses

Head of Marketing and Business Development Kasoem Group Amar Ramadi menilai kemerdekaan di era modern ini dapat terbebas dari segala sesuatu yang menghambat kesuksesan.

Setidaknya, ada lima poin yang menurut dia merepresentasikan kemerdekaan. Pertama, merdeka dalam belajar, baik offline maupun online untuk mencapai apa yang dicita-citakan.

“Merdeka dalam bekerja, bisa bekerja jadi apa saja. Do what you love, love what you do. Sehingga semua orang bisa bekerja dengan penuh passion,” ucap dia.

Ketiga, merdeka dalam berpendapat. Keempat, merdeka dalam beribadah. Sehingga, agama dan kepercayaan apapun bisa bebas beribadah.

Terakhir, bebas dalam memilih pasangan. “Jadi sudah tidak ada lagi “Siti Nurbaya”. Semua orang bisa memilih jodohnya masing masing,” tuturnya.

Lain halnya dengan Refraksionist Optician (RO) Rhena Yuliana. Kemerdekaan baginya adalah saat orang-orang dapat memaksimalkan penglihatannya.

“Maksimalkan mata Indonesia!” kata Rhena.

Lantas, apa arti kemerdekaan untuk Anda? (nhn)

Translate »